KOTA BIMA – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bima mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh pimpinan hotel dan biro perjalanan wisata untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Festival Rimpu Mantika Tahun 2026.
Himbauan tersebut tertuang dalam surat bernomor 500.13.3.1/222.2/Disparbud/IV/2026 tertanggal 10 April 2026 yang ditujukan kepada pelaku usaha pariwisata di Kota Bima.
Festival Rimpu Mantika sendiri dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 27 April 2026, sebagai salah satu agenda budaya unggulan daerah yang diharapkan mampu menarik minat wisatawan, baik mancanegara (wisman) maupun nusantara (wisnu).
Dalam surat tersebut, Disparbud mengimbau agar pihak hotel dan biro perjalanan wisata turut menginformasikan serta mengarahkan para tamu untuk menghadiri dan meramaikan festival selama berlangsungnya kegiatan.
Selain itu, pelaku usaha wisata juga diminta untuk mengintegrasikan agenda Festival Rimpu Mantika ke dalam paket wisata yang ditawarkan kepada wisatawan selama periode kegiatan.
Tidak hanya itu, Disparbud juga mendorong biro perjalanan untuk mengorganisir kegiatan city tour pada Senin, 27 April 2026, dengan rute sejumlah destinasi unggulan di Kota Bima, yakni Pantai Lawata, Museum Asi Mbojo, Pantai Kolo, Sentra Kriya Kelurahan Ntobo, serta toko oleh-oleh khas Bima.
Dalam pelaksanaannya, Disparbud Kota Bima akan memfasilitasi kesiapan rute city tour, sementara biro perjalanan bertugas mengoordinir kegiatan. Adapun biaya kegiatan menjadi tanggung jawab peserta wisata, dengan ketentuan biaya yang ditetapkan tidak memberatkan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima, H. Sukarno, S.H., berharap adanya sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak dapat meningkatkan kunjungan wisata sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas.
“Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat serta memperkuat citra Kota Bima sebagai destinasi wisata budaya,” ujarnya.(RED)






