-->

Notification

×

Serapan APBD Kabupaten Bima 2026 Tunjukkan Tren Positif di Catur Wulan I

5/18/26 | Senin, Mei 18, 2026 WIB | 2026-05-18T11:26:12Z

BIMA – Laporan Realisasi Anggaran (LRA) APBD Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2026 periode 1 Januari hingga 9 Mei 2026 hasil konsolidasi dengan Pemerintah Provinsi NTB mencatat tren positif realisasi pendapatan dan belanja daerah selama kurang lebih empat bulan berjalan.

Dalam dokumen LRA tersebut, total komponen belanja daerah tercatat sebesar Rp1,986 triliun dengan realisasi mencapai Rp486,42 miliar. Dengan demikian, hingga 9 Mei 2026 serapan APBD Tahun Anggaran 2026 telah mencapai 24,48 persen.

Realisasi belanja tersebut terbagi dalam beberapa komponen, yakni belanja pegawai terealisasi Rp377,339 miliar dari target Rp1,197 triliun atau 31,52 persen. Belanja Tidak Terduga (BTT) dari target Rp3,5 miliar terealisasi Rp1,92 miliar atau 54,94 persen.

Sementara itu, belanja transfer yang ditargetkan Rp265,92 miliar terealisasi Rp55,68 miliar atau 20,93 persen. Belanja barang dan jasa yang ditargetkan Rp442,18 miliar terealisasi Rp48,99 miliar atau 11,07 persen. Belanja hibah yang ditargetkan Rp13,38 miliar terealisasi Rp1,25 miliar atau 9,35 persen, sedangkan belanja modal dari target Rp64,51 miliar baru terealisasi Rp1,24 miliar atau 1,9 persen.

Belanja barang dan jasa turut menyumbang Rp49,04 miliar atau 11,05 persen dari total target Rp443,7 miliar. Sedangkan belanja hibah terealisasi Rp1,252 miliar atau 9,12 persen dari target Rp13,72 miliar.

Peningkatan serapan anggaran diperkirakan akan terus terjadi seiring meningkatnya belanja aparatur, seperti pembayaran gaji ASN serta realisasi proyek infrastruktur di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bima.

Di sisi pendapatan, APBD Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2026 juga menunjukkan capaian yang positif. Dari total target pendapatan daerah sebesar Rp1,886 triliun, hingga awal Mei telah terealisasi Rp630,99 miliar atau 33,44 persen.

Realisasi tersebut berasal dari sejumlah komponen pendapatan, di antaranya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Daerah yang ditargetkan Rp42,55 miliar dengan realisasi Rp7,9 miliar atau 18,65 persen. PAD dari Retribusi Daerah yang ditargetkan Rp155,63 miliar terealisasi Rp32,73 miliar atau 21,03 persen.

Selain itu, lain-lain PAD yang sah dengan target Rp15,53 miliar baru terealisasi Rp431,3 juta atau 2,75 persen. Sedangkan Pendapatan Transfer yang ditargetkan Rp1,63 triliun telah terealisasi Rp589,88 miliar atau 36,12 persen.

Dengan capaian tersebut, secara umum realisasi pendapatan daerah dalam empat bulan pertama Tahun Anggaran 2026 tercatat lebih tinggi dibanding realisasi belanja daerah.

Pemerintah Kabupaten Bima juga terus berkomitmen melakukan percepatan penyerapan anggaran dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut sejalan dengan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto melalui rapat terbatas terkait penyerapan anggaran Tahun 2026 guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Arahan tersebut menitikberatkan pada peningkatan efisiensi, akuntabilitas, serta optimalisasi alokasi anggaran untuk program-program prioritas demi kesejahteraan masyarakat.(RED)

×