-->

Notification

×

Wakil Bupati Bima Tutup Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Dorong SDM Siap Kerja

5/14/26 | Kamis, Mei 14, 2026 WIB | 2026-05-13T17:51:33Z

BIMA - Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kembali melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026 yang bersumber dari Dana DIPA BPVP Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan masyarakat guna menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama satu bulan di UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Disnakertrans Kabupaten Bima itu secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy.

Melalui Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026 tersebut, pemerintah daerah berharap dapat melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, mandiri, dan berdaya saing sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bima menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program pelatihan vokasi yang dinilai sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

“Pelatihan vokasi ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha," ujar Wakil Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima, H.M. Syaeful Bahri, ST mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal sekaligus menekan angka pengangguran di daerah.

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026 ini diikuti sebanyak 48 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bima. Para peserta mengikuti sejumlah kejuruan pelatihan, di antaranya Operator Komputer, Teknisi Handphone (HP), dan Pembuatan Kue.

Seluruh peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik langsung yang dibimbing oleh instruktur profesional dan berpengalaman sesuai bidang masing-masing.

Selain peningkatan keterampilan teknis, peserta juga dibekali wawasan kewirausahaan guna mendorong terciptanya usaha mandiri serta membuka lapangan kerja baru di tengah masyarakat.(RED)

×