-->

Notification

×

Pemkot Bima Perkuat Dukungan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Pembangunan

6/10/26 | Rabu, Juni 10, 2026 WIB | 2026-06-10T08:58:06Z

KOTA BIMA -  Pemerintah Kota Bima bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bima menggelar kegiatan NGIBAR (Ngisi Bareng) Sensus Ekonomi 2026 di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bappeda Kota Bima, Syarif Rustaman, S.Sos., M.AP mewakili Wali Kota Bima. Hadir pula Kepala BPS Kota Bima, Tuti Juhaeti, S.ST., M.Si, perwakilan Dinas Kominfotik, serta Bagian Ekonomi Setda Kota Bima.

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Kota Bima menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ketersediaan data yang akurat dan berkualitas menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.

Ia juga menekankan pentingnya kesamaan pemahaman seluruh perangkat daerah mengenai peran data statistik sebagai dasar pengambilan keputusan. Hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi rujukan dalam penyusunan program pembangunan, penguatan sektor usaha, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan instrumen penting dalam melihat potensi, tantangan, serta arah pembangunan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kolaborasi dan dukungan semua pihak sangat diperlukan agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Mewakili Wali Kota Bima, Syarif Rustaman juga menyampaikan apresiasi kepada BPS Kota Bima atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung penyediaan data statistik yang kredibel dan terpercaya. Pada kesempatan tersebut, ia secara resmi membuka kegiatan NGIBAR (Ngisi Bareng) Sensus Ekonomi 2026 di lingkup Pemerintah Kota Bima.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala BPS Kota Bima, Tuti Juhaeti, S.ST., M.Si. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian Indonesia, termasuk perkembangan berbagai sektor usaha yang menjadi penggerak ekonomi daerah.

Tuti Juhaeti turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bima terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan sensus memerlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS semata.

“Kami berharap melalui kegiatan NGIBAR ini dapat terbangun kesamaan persepsi dan pemahaman terkait pentingnya data yang akurat, lengkap, dan berkualitas. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, kebutuhan terhadap data yang valid dan terpercaya menjadi semakin penting. Karena itu, partisipasi aktif seluruh instansi pemerintah sangat dibutuhkan guna menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi sosialisasi dan pendampingan pengisian data. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus meningkatkan kualitas data yang akan dihimpun.

Melalui kegiatan NGIBAR ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kota Bima dan BPS Kota Bima semakin kuat dalam menghadirkan data ekonomi yang akurat, terpercaya, dan berkualitas guna mendukung pembangunan daerah yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.(RED)

×