-->

Notification

×

Wakil Wali Kota Bima Resmi Buka STQ Ke-VII Kelurahan Ule, Tekankan Pentingnya Pendidikan Al-Qur'an

6/26/26 | Jumat, Juni 26, 2026 WIB | 2026-06-26T07:22:35Z

KOTA BIMA - Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Ke-VII Tingkat Kelurahan Ule Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan H. Dafid, Lingkungan Tolotongga RT 002 RW 001, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota.

Kegiatan yang mengusung tema "Al-Qur'an Sebagai Pembentuk Kepribadian Mukmin Sejati" tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hadir dalam kegiatan itu para Asisten Setda Kota Bima, Kabag Kesra, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Camat Asakota, para lurah se-Kecamatan Asakota, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, peserta STQ, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada panitia pelaksana, Pemerintah Kelurahan Ule, para tokoh agama, guru ngaji, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga STQ Ke-VII dapat terselenggara dengan baik, meriah, dan penuh semangat kebersamaan.

Menurutnya, STQ tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial atau agenda rutin tahunan semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memiliki makna penting sebagai salah satu indikator keberhasilan pembelajaran Al-Qur'an di tengah masyarakat, baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

“Melalui STQ ini kita dapat melihat sejauh mana syiar Al-Qur’an terus tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat. Ini menjadi ukuran penting bagaimana pembinaan keagamaan, pendidikan Al-Qur’an, serta kecintaan generasi muda terhadap kitab suci terus terjaga dan berkembang dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Wakil Wali Kota juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era globalisasi. Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu pesat memang membawa banyak manfaat, namun di sisi lain juga menghadirkan ancaman serius seperti penyalahgunaan media sosial, pornografi, perjudian online, narkoba, dan berbagai bentuk pergaulan yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Karena itu, ia menegaskan bahwa pendidikan agama sejak usia dini menjadi benteng utama dalam membentuk karakter dan kepribadian anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi perkembangan zaman dengan bijaksana.

“Saya yakin ketika anak-anak kita sejak dini dibekali dengan ilmu agama dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, maka mereka akan tumbuh menjadi generasi emas yang mampu membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah, bahkan bangsa dan negara,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak dalam mempelajari Al-Qur'an serta menciptakan lingkungan yang religius dan kondusif bagi tumbuhnya generasi Qur'ani.

Ia turut memberikan apresiasi kepada para guru ngaji, ustaz, ustazah, dan seluruh pembina yang selama ini dengan penuh kesabaran mendidik serta membimbing anak-anak dalam mempelajari Al-Qur'an.

“Saya berharap dari STQ ini akan lahir qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima hingga ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota Bima berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar, tertib, dan sukses serta menjadi momentum untuk semakin membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat.

“Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Ke-VII Tingkat Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka.”

Dengan dibukanya STQ Ke-VII Tingkat Kelurahan Ule, diharapkan lahir qari dan qariah yang tidak hanya berprestasi dalam ajang musabaqah, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bima bersama masyarakat dalam memperkuat syiar Islam serta membentuk generasi Qur'ani yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.(RED)

×