-->

Notification

×

Stabilkan Harga Pangan, Pemkot Bima Gelar GPM Libatkan Bulog dan Pelaku Usaha

5/24/26 | Minggu, Mei 24, 2026 WIB | 2026-05-24T11:47:33Z

KOTA BIMA - Pemerintah Kota Bima terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Pelataran Masjid Terapung Amahami, Kelurahan Dara, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Gerakan Pangan Murah ini melibatkan sejumlah instansi dan pelaku usaha penyedia bahan pokok.

Juru Bicara Pemerintah Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah konkret Pemerintah Kota Bima untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Adha.

Menurutnya, momentum menjelang Idul Adha biasanya diiringi dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap sejumlah komoditas pangan strategis. Karena itu, Pemerintah Kota Bima hadir melalui intervensi pasar agar ketersediaan bahan pangan tetap aman dan harga tetap terkendali.

“Gerakan Pangan Murah ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau. Ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah agar kondisi ekonomi masyarakat tetap stabil,” ujar Dr. Muhammad Hasyim.

Dalam pelaksanaan GPM tersebut, sejumlah penyedia komoditas turut ambil bagian, di antaranya Bulog, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, CV. Surya Unggul, UD. Maju Makmur Fruit, UD. Maju Jaya Telur, serta UD. Rumah Potong Ayam.

Berbagai komoditas pangan dijual dengan harga terjangkau kepada masyarakat. Di antaranya 1 ton beras SPHP seharga Rp11.400 per kilogram, 200 kilogram beras premium Rp14.900 per kilogram, 250 kilogram gula pasir Rp18.000 per kilogram, 132 krat telur ayam ras Rp53.000 per krat, serta 150 kilogram daging ayam ras seharga Rp38.000 per kilogram.

Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh 150 kilogram ikan layang segar dengan harga Rp15.000 per kilogram, aneka sayuran segar, olahan ikan keramba, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Pemerintah Kota Bima berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih  terjangkau sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.(RED)

×