DOMPU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Kilo, tepatnya di perbatasan Desa Keramat dan Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Minggu (12/7/2026) malam kemarin sekitar pukul 20.45 Wita. Insiden tersebut mengakibatkan empat warga mengalami luka-luka, dengan satu korban dilaporkan dalam kondisi kritis.
![]() |
| salah satu korban kritis |
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban adalah Haerul (47), Wardanil Kusuma (24), Riski Aris Maulana (22), dan Mohammad Fauzi (29). Seluruhnya merupakan warga Dusun Nanga To'i, Desa Lasi, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu.
Sementara itu, sopir truk yang diduga menjadi penyebab kecelakaan diketahui berinisial M.M. (41), warga Dusun Sakoa, Desa Sampungu, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima. Truk yang dikemudikannya bernomor polisi EA 8327 YG.
Berdasarkan kronologi, kendaraan truk milik Haerul mengalami kerusakan dan mogok di Jalan Lintas Kilo sejak Minggu siang sekitar pukul 11.15 Wita. Setelah dilakukan perbaikan pada sore hari sekitar pukul 18.00 Wita dengan mengganti komponen yang rusak, kendaraan akhirnya kembali dapat dihidupkan.
Selanjutnya, sekitar pukul 20.45 Wita, keempat korban sedang mengisi bahan bakar solar. Saat itu, sebagian korban mengisi solar, sebagian memegang selang, dan lainnya menerangi lokasi menggunakan senter.
Namun, secara tiba-tiba sebuah truk bernomor polisi EA 8327 YG datang dari arah yang sama dan diduga menyalip tanpa memperhatikan keberadaan para korban di pinggir jalan. Truk tersebut kemudian menyerempet keempat korban hingga mengakibatkan luka-luka serius.
Warga yang menyaksikan kejadian segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi seluruh korban ke Puskesmas Kilo. Sekitar pukul 21.15 Wita, para korban tiba di fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari empat korban, tiga orang masih menjalani perawatan di Puskesmas Kilo. Sementara Wardanil Kusuma dirujuk ke RSUD Dompu karena mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis.
Usai kejadian, sopir truk melarikan diri untuk mengamankan diri ke Polsek Kilo dengan bantuan warga. Langkah tersebut dilakukan karena keluarga korban yang mengetahui peristiwa itu sempat mengamuk.
Akibat kemarahan warga, truk milik pelaku mengalami kerusakan cukup parah. Seluruh kaca kendaraan pecah dan bodi truk rusak. Kendaraan tersebut bahkan nyaris dibakar massa sebelum berhasil diamankan oleh personel Polsek Kilo bersama anggota Koramil 1614-04/Kilo.
Dari informasi yang dihimpun media ini, bahwa seluruh korban saat ini masih mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing. Sementara itu, supir truk beserta kendaraan yang terlibat dikabarkan telah diamankan di Polsek Kilo untuk proses hukum lebih lanjut. Aparat gabungan bersama kepolisian juga kabarnya telah bergerak melakukan pengamanan guna mengantisipasi hal - hal yang tak diharapkan.(RED)

