KOTA BIMA - Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) XXVIII Tingkat Kelurahan Melayu Tahun 1448 H/2026 M yang digelar di Masjid At-Taubah, Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Jumat malam (10/7/2026).
Pembukaan STQH berlangsung khidmat dan dihadiri para Asisten Setda Kota Bima, seluruh Staf Ahli Wali Kota, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Camat Asakota, para lurah se-Kecamatan Asakota, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Melayu.
Sebelum pembukaan STQH, terlebih dahulu dilaksanakan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah Dewan Hakam yang akan bertugas menilai seluruh cabang perlombaan. Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pelaksanaan STQH yang menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, objektivitas, dan keadilan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan ucapan selamat kepada para Dewan Hakam yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas, kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme sehingga mampu melahirkan peserta-peserta terbaik melalui proses penilaian yang objektif.
Wali Kota menegaskan bahwa STQH bukan sekadar ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur'an serta Hadis, melainkan merupakan bagian dari syiar Islam untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, Al-Qur'an adalah pedoman hidup sekaligus benteng keimanan yang mampu membentuk karakter generasi muda agar terhindar dari berbagai penyakit sosial, seperti perjudian, minuman keras, penyalahgunaan narkotika, dan berbagai bentuk kemaksiatan lainnya.
"Oleh karena itu, mari kita jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dan petunjuk dalam menjalani kehidupan, sehingga mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara dan masyarakat Kelurahan Melayu yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan STQH. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan keagamaan ini merupakan wujud nyata semangat kebersamaan, kekompakan, dan budaya gotong royong yang terus terpelihara di tengah masyarakat.
Berdasarkan laporan panitia, STQH XXVIII Tingkat Kelurahan Melayu diikuti oleh 67 peserta dari berbagai cabang lomba. Namun demikian, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena panitia masih membuka pendaftaran bagi peserta yang akan mengikuti seleksi.
Kepada seluruh peserta, Wali Kota Bima menyampaikan ucapan selamat berlomba serta memberikan motivasi agar menampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan semangat belajar.
"Ikutilah perlombaan ini dengan penuh semangat, tunjukkan kemampuan terbaik, dan jadikan STQH sebagai momentum untuk semakin mencintai serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadis dalam kehidupan sehari-hari," pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Bima secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) XXVIII Tingkat Kelurahan Melayu Tahun 1448 H/2026 M, seraya berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama Kelurahan Melayu maupun Kota Bima pada jenjang kompetisi yang lebih tinggi.(RED)

