-->

Notification

×

Wali Kota Bima Buka MTQ Kecamatan Rasanae Barat 2026, Tekankan Al-Qur’an sebagai Pedoman Generasi Muda

8/27/26 | Kamis, Agustus 27, 2026 WIB | 2026-08-26T16:47:22Z

KOTA BIMA – Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE., bersama Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Rasanae Barat Tahun 2026 di halaman Masjid Agung Al-Muwahiddin Kota Bima, Senin (25/8/2026).

Pembukaan MTQ berlangsung meriah dalam suasana religius. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya jajaran Asisten dan Staf Ahli Setda Kota Bima, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan lurah se-Kota Bima, serta Ketua MUI Kota Bima.

Dalam laporan panitia, MTQ Tingkat Kecamatan Rasanae Barat Tahun 2026 dilaksanakan selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Agustus 2026.

Sebanyak 57 peserta mengikuti ajang tersebut. Mereka berasal dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak, remaja hingga dewasa, dengan mengikuti sejumlah cabang dan mata lomba yang telah disiapkan panitia.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada Camat Rasanae Barat, para lurah, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga pelaksanaan MTQ dapat terselenggara dengan baik.

Rahman juga menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan MTQ tidak terlepas dari semangat gotong royong, kebersamaan, dan partisipasi seluruh warga kelurahan di Kecamatan Rasanae Barat.

“MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi merupakan bagian dari syiar Islam yang harus terus kita tebarkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bima turut menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Sejumlah persoalan sosial seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, judi online, tindakan kekerasan, hingga penggunaan media sosial yang tidak bermoral dinilai menjadi perhatian bersama.

Karena itu, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat Kota Bima.

Atas kondisi tersebut, Wali Kota berharap generasi muda dan seluruh masyarakat Kota Bima dapat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an, kata dia, tidak cukup hanya dipahami, tetapi juga harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku dalam kehidupan sosial.

Selain sebagai sarana pengembangan nilai-nilai keagamaan, Rahman menegaskan MTQ memiliki makna penting dalam mempererat tali silaturahmi, membangun persaudaraan, serta memperkokoh persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Wali Kota juga berharap MTQ Tingkat Kecamatan Rasanae Barat dapat melahirkan qori dan qoriah serta hafiz dan hafizah terbaik yang nantinya mampu membawa nama baik Kecamatan Rasanae Barat dan Kota Bima pada ajang MTQ di tingkat yang lebih tinggi.

“Semoga dari MTQ ini lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” harapnya.

Sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan, Wali Kota Bima kemudian menekan tombol sirene sebagai simbol resmi dibukanya MTQ Tingkat Kecamatan Rasanae Barat Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan. MTQ diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat Kota Bima yang religius, berakhlak, serta berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.(RED)

×