-->

Notification

×

Pastikan Proyek Tepat Waktu, Wali Kota Bima Cek Kesiapan Operasional Gedung Baru RSUD

7/15/26 | Rabu, Juli 15, 2026 WIB | 2026-07-15T02:45:54Z

KOTA BIMA - Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., meninjau progres akhir pembangunan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima, Selasa (14/7/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target sekaligus mengecek kesiapan operasional rumah sakit yang akan mulai melayani masyarakat secara bertahap pada Juli 2026.

Dalam kunjungan itu, Wali Kota didampingi Direktur RSUD Kota Bima, kontraktor pelaksana, Pelaksana Tugas Inspektur Kota Bima, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Bima.

Direktur RSUD Kota Bima, dr. Fathurrahman, FISQua, FIHFAA, menjelaskan bahwa proyek pembangunan telah memperoleh perpanjangan waktu melalui adendum kontrak selama 65 hari. Menurutnya, secara keseluruhan progres pekerjaan masih berada pada jalur yang telah dijadwalkan, meskipun penyelesaian beberapa pekerjaan sempat mengalami kendala akibat terbatasnya pasokan material.

Ia menjelaskan, hambatan utama berasal dari keterbatasan pasokan mortar dan material acian untuk pemasangan bata ringan. Material tersebut didatangkan dari Surabaya, dengan setiap pengiriman hanya mampu membawa sekitar 100 hingga 150 sak. Jumlah tersebut habis digunakan dalam waktu sekitar dua hari sehingga distribusi harus dilakukan secara berulang. Selain itu, meningkatnya biaya transportasi juga turut memengaruhi kelancaran pengiriman material ke lokasi proyek.

Meski pembangunan gedung baru belum sepenuhnya rampung, RSUD Kota Bima dijadwalkan mulai memindahkan sebagian layanan ke bangunan baru pada Juli 2026. Proses pemindahan dilakukan secara bertahap sembari pemerintah daerah menyelesaikan seluruh perizinan operasional, sehingga pelayanan kesehatan dapat tetap berlangsung di dua lokasi secara bersamaan.

Pada tahap awal, layanan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) akan mulai dioperasikan di gedung baru. Sementara itu, pelayanan rawat inap masih tetap dilaksanakan di gedung RSUD lama hingga seluruh instalasi rawat inap di bangunan baru selesai dan siap difungsikan.

Direktur RSUD menambahkan, setelah seluruh fasilitas, terutama ruang rawat inap, selesai dibangun dan memenuhi standar operasional, seluruh pelayanan rumah sakit akan dipindahkan secara menyeluruh ke gedung baru.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., meminta seluruh pihak yang terlibat agar terus memperkuat koordinasi sehingga penyelesaian proyek tidak melampaui target waktu yang telah ditetapkan, sekaligus tetap menjaga kualitas pekerjaan.

Ia juga menekankan pentingnya mematangkan seluruh persiapan operasional, mulai dari penyelesaian perizinan, penyediaan sarana pendukung, hingga skema pemindahan layanan. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan tidak terganggu selama masa transisi menuju operasional penuh gedung baru RSUD Kota Bima.

Dengan mulai difungsikannya sebagian layanan pada Juli ini, Pemerintah Kota Bima berharap kehadiran gedung baru RSUD dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat.(RED)

×