SUMBAWA - Perkembangan kasus dugaan pencurian hewan ternak di Desa Labangka, Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa, terus bergulir. Setelah sebelumnya mengamankan seorang pria berinisial JA (35), polisi kembali mengamankan dua pria lainnya yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus pencurian sapi milik warga.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Labangka Ipda Imam Wahyudi, S.H., menyampaikan bahwa pengungkapan keterlibatan dua pria tersebut merupakan hasil pengembangan dan interogasi awal terhadap JA yang sebelumnya tertangkap saat membawa sapi milik seorang warga berinisial H.
Menindaklanjuti informasi tersebut, pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan personel untuk menelusuri keberadaan pria berinisial NV bersama seorang rekannya.
Petugas kemudian mendatangi kediaman NV dan memintanya datang ke Mapolsek Plampang guna memberikan keterangan terkait dugaan pencurian sapi tersebut.
“Setelah mendapatkan informasi terkait keberadaan NV, petugas dengan sigap langsung mendatangi rumahnya dan meminta NV untuk datang ke Mapolsek Plampang untuk memberikan keterangan terkait dugaan pencurian sapi tersebut. Sekitar pukul 22.50 Wita, NV bersama rekannya AB datang ke Mapolsek Plampang.” ujar Kapolsek.
Dalam pemeriksaan, keduanya mengakui keterlibatan dalam kasus pencurian seekor sapi bersama JW. Setelah menjalani pemeriksaan hingga pukul 01.30 Wita, keduanya dibawa ke Mapolres Sumbawa untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek menjelaskan, langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Labangka maupun Plampang, menyusul adanya keresahan warga terkait dugaan maraknya pencurian hewan ternak.
“Langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Labangka maupun Plampang, menyusul adanya informasi keresahan warga terkait dugaan maraknya pencurian hewan ternak dalam beberapa waktu terakhir,” kata Kapolsek.
Sebelumnya, kasus ini bermula ketika korban H memergoki sebuah mobil Grand Max yang mengangkut sapi miliknya di tanjakan Unter Rengat, Jalan Lintas Plampang-Labangka.
Setelah memastikan sapi tersebut merupakan miliknya, H kemudian membawa ternak itu pulang.
Peristiwa tersebut sempat memicu emosi warga hingga JA menjadi sasaran amukan massa. Kendaraan yang digunakannya juga mengalami kerusakan.
Polisi kemudian bergerak cepat mengevakuasi JA guna menghindari aksi main hakim sendiri.
Perkembangan kasus ini menjadi perhatian masyarakat, mengingat dugaan pencurian hewan ternak telah menimbulkan keresahan di wilayah Labangka dan sekitarnya..(RED)


